Info&tanya jawab

Rabu, 12 April 2023

Warga Dusun Kelapa Tiga Gunakan Sampan untuk Mendapatkan Air Bersih di Seberang Teluk

Foto: David Laga Woka
Sagu – Keterbatasan sumber air bersih masih menjadi tantangan bagi warga Dusun Kelapa Tiga, Desa Sagu. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian warga harus menggunakan sampan untuk menyeberangi teluk dan mengambil air bersih dari sebuah sumur yang berada di dekat pantai di wilayah seberang.
Aktivitas ini telah menjadi bagian dari rutinitas warga, terutama ketika persediaan air di sekitar permukiman tidak mencukupi. Dengan membawa beberapa jeriken kosong, warga berangkat menggunakan sampan pada pagi atau sore hari saat kondisi laut relatif tenang. Setelah tiba di lokasi sumur, mereka mengisi jeriken satu per satu sebelum kembali menyeberangi teluk menuju kampung.

Kamis, 26 Januari 2023

Petani Sagu Tekuni Budidaya Vanilla di Areal Waiboleng

 Foto: Daniel Ama Nuen
Sagu – Sejumlah petani di Desa Sagu terus mengembangkan budidaya vanili sebagai salah satu komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi. Tanaman yang dikenal sebagai "emas hijau" tersebut kini banyak dibudidayakan di kawasan Waiboleng, sebuah areal pertanian yang memiliki kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan vanili.
Dalam beberapa tahun terakhir, minat masyarakat terhadap budidaya vanili semakin meningkat. Selain memiliki harga jual yang relatif tinggi, tanaman vanili juga dinilai cocok dikembangkan di lahan perkebunan yang teduh dan memiliki tingkat kelembapan yang cukup.

Jumat, 03 Juni 2022

Dikunjungi Penjabat Bupati, Warga Laporkan PLN Belum Menjangkau Dusun Arang

Foto: Zamrud Paron Mangu
Sagu, Adonara – Kunjungan Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Rihi, ke Desa Sagu, Kecamatan Adonara, menjadi momentum bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan. Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius adalah belum terjangkaunya layanan listrik PLN di Dusun Arang.
Dalam dialog bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan warga Dusun Arang mengungkapkan bahwa hingga saat ini wilayah mereka masih belum menikmati aliran listrik dari PLN sebagaimana dusun-dusun lainnya. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari, serta membatasi akses terhadap berbagai fasilitas pendukung pendidikan, ekonomi, dan informasi.